Terpercaya, Inovatif, Kreatif

Krisis finansial dan harga minyak yang tinggi menyebabkan emisi gas rumah kaca menurun setengahnya pada 2008. Ini menjadi kesimpulan dari analisa permulaan data yang dirilis oleh Netherlands Environmental Assessment Agency (NEAA).

Data lain menunjukkan bahwa untuk pertama kali negara berkembang bertanggungjawab lebih banyak bertanggungjawab terhadap pembuangan gas rumah kaca dibandingkan negara maju dan transportasi internasional.

Tapi, Jos Olivier dari NEAA mengingatkan bahwa hal ini sangat sulit untuk dikatakan apakah emisi yang lambat ini akan berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya.

Pertumbuhan emisi pada 2008 sebanyak 1.7 persen, dibandingkan 3.3 persen pada 2007. Hal ini terjadi karena konsumsi bahan bakar fosil menurun secara global untuk pertama kali sejak 1992.

Manfaat Biofuel

Para peneliti mengatakan peningkatan penggantian terhadap biofuel terjadi di US, Eropa, dan China. Jumlah konsumsi biofuel pada transportasi jalan sebesar 2.5 persen dari seluruh bahan bakar yang dikonsumsi pada 2008, merepresentasikan penghematan hingga 100 juta ton emisi CO2. Sesuai dengan laporan dari Unites Nations Environment Programme, 2008 telah menjadi tahun pertama investasi di bidang energi terbarukan yang lebih baik dibandingkan investasi di teknologi bahan bakar fosil.

Saat harga minyak rendah dan dorongan menggunakan bahan bakar terbarukan bermain sebagai kunci untuk memperlambat emisi, krisis financial global yang dimulai pada musim dingin 2008 juga memainkan peran sebagai pembatasan aktivitas industry. Faktanya, Produksi baja yang menggunakan energi yang tinggi mandapatkan pukulan yang keras.

Olivier mengatakan bahwa emisi pasar perdagangan eropa menunjukkan hal tersebut efektif pada batas emisi walaupun banyak kritikan yang diterima. “Skema pelaksanaan untuk memperoleh emisi CO2 rumah tangga dari industry besar menurun hingga 3 persen.” Kata Olivier di New Scientist.

Berapa perubahan emisi yang akan terjadi pada tahun ini sangat sulit diprediksi, kata Olivier. Harga minyak jatuh pada akhir tahun, tapi secara perlahan naik lagi, dan tidak ada yang tahu berapa lama krisis financial berakhir.

Lainnya, pertumbuhan emisi setiap tahun dapat berubah dengan poin persentasi yang kecil dari satu tahun ke tahun selanjutnya tanpa krisis financial, didorong oleh faktor suhu musim dingin yang berubah dan efeknya terhadap pemanasan. “Pemerintah harus bijak untuk memelihara dukungan mereka untuk menurunkan penggunaan energi fosil dengan menggunakan energi terbarukan.” Kata Olivier. (JH)

Diterjemahkan dari NewScientist.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: