Terpercaya, Inovatif, Kreatif

Karena kesibukan kita… ada banyak hal yang kita abaikan
kita mengabaikan 1 hal tentang teman
Dia ingin menemani kita menarik napas panjang
Tapi saat ia ingin angkat bicara
Dia merasa semua orang tuli
Dia ingin coba berteriak
tapi selalu kita anggap dia bisu
Kia remehkan dia hanya karena 1 kekurangannya

Karena kesibukan kita …
Ada banyak hal yang kita lupakan
Malam ini ada satu batang korek api yang tidak bisa kita temukan
Ada saudara kita yang hilang
Kita tidak pernah bertanya
Apa yang membuatnya tidak betah….
apa yang membuatnya resah..
Atau sekedar bertanya… apa kabarnya???
Harapan membuatnya jauh melangkah namun buat kita lengah.
Tak ada lagi sesuataupun yang kita tau
Tak ada kenangan manis yang kita rangkai untuknya
bahkan kita sendiri lupa nama lengkapnya

karena kesibukan kita…. teman
masing-masing menganggap kita yang paling penting dan patut diutamakan
disudut kanan banyak yang mengumpat, banyak yang berseteru, banyak yang saling menyalahkan
disudut kiri ada yang mentang-mentang,
ada yang sewenang-wenang
ada yang senang ditantang…………….
ada pertengkaran…..
sebenaranya kita takkan seperti ini
seandainya kita berusaha menjadi penengah yang baik
dan kita takkan seperti ini seandainya berusaha menjadi pendengar yang setia

dan lagi-lagi karena kesibukan menjadi sangat penting
kita tutup mata kita dari semua pandangan dan kita tutup telinga kita hingga tuli
coba ingat-ingat dan perhatikan………
pernahkah kau temukan ada yang tidak bisa makan siang??
Atau coba perhatikan sepatunya.. bukunya… tasnya..
Coba sadari apa yang dimilikinya……
Namun
Masih saja tiap hari
Kita minta dia berbelas kasihan pada angkatan
Kita minta dia loyal pada setiap kegiatan
Kemudian
Egois kita mencegahnya dari usaha dia mencari pekerjaan
bagi kita uang memang bukan segalanya
namun pada kenyataanya…
segalanya ternyata membutuhkan uang bukan??
Kalau bukan karena cita-cita niscaya takkan dia kejar harapannya
Kalau bukan karena mimpi yang hendak diwujudkan
Niscaya dia hilang ditelan masalahnya

Karena kesibukan kita, teman
Kita melupakan sahabat kita yang sedang membutuhkan
Kita melupakan sahabat kita yang terbebani masalah dalam hidupnya
Kita melupakan sahabat kita yang menangis setiap malam diatas sajadahnya
Dia topang air mata dengan doanya

Kesibukan menelan hati dan nurani kita untuk sekedar menyadari
Ternyata kita sulit berbagi hati

Sudahkah kita rangkai perjalanaan ini ???
Berapa banyak sahabat kita yang hilang???
Yang kita biarkan keberadaannya??
Dan kita biarkan menanggung beban??

Namun
Semoga masih ada wajah-wajah yang tetap tersenyum
Dalam menghadapi keadaan apapun
Dan semoga waktu-waktu yang pernah dilalui mengingatkan kita untuk selalu percaya bahwa kita adalah saudara

-cy-chem07-

Comments on: "PERCAYALAH BAHWA KITA ADALAH SAUDARA" (3)

  1. jadi inget ada seorang teman yang kutinggalkan. kuterlalu sibuk dengan kepentingan dan kesibukan. hingga akhirnya secra perlahan dia menjauh. bukan dia yang menjauhiku . tetapi, aku yang menjauhi dia dikarenakan kesibukan yang terlalu padat. seakan aku menghindarinya. padahal aku tau dia sangat membutuhkanku.baru ku sadari setelah baca tulisan di atas bahwa aku terlalu egois. mungkin dia mersa tersakiti dengan tindakanku yang tidak terlalu peduli padanya…
    aku bagaikan sahabtnya….mungkin…
    karena selalu saja aku yang pertama dimintai tolong….
    tak seharusnya aku meninggalkan teman….
    moga aku bisa memperbaiki diri…
    insyaallah^^

  2. jadi inget juga perbincangan dengan seorang kakak senior..

    Reina : teh , ada gak yang lebih berharga dari keluarga?
    t’putz: ada.
    Rei: apa?
    t’putz: iman
    Rei: klo itu pasti, maksud reina selain itu dan yang berhubungan ma Allah.
    t’putz: saudara seiman. Hubungannya lebih erat dibanding saudara sedarah..
    Rei: serius? Wuah rei baru tau..hehehe
    (kurang- lebih percakapannya kayak gitu)

    • percakapan yang pendek tapi maknanya begitu dalam…^^
      terimakasih telah berkunjung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: