Terpercaya, Inovatif, Kreatif

RAHASIA ILAHI

Hari itu tepat dimana kelanjutan studiku akan dipertaruhkan sebab akan diumumkannya semua siswa yang lulus dari ujian SPMB, yah SPMB sebagai ajang perebutan kursi di bangku perkuliahan negeri ini. Pagi hari aku langsung kontak kakakku yang ada di Jakarta untuk mencari tahu tentang status diriku, apakah termasuk dan terdaftar dari peserta yang lulus dalam deretan nama di website panitia SPMB, dengan harap mendapat berita baik namun ternyata sebaliknya, kakakku tidak menemukan nama diriku sebagai peserta yang lulus, namun aku tidak percaya dengan berita tersebut dengan langkah seribu aku coba untuk mencari tahu sendiri, tiba-tiba pagi itu hamdan (teman karibku) memberitahukan lewat saluran udara bahwa aku berhasil lulus dalam ujian SPMB. Luar biasa “Alhamdulillah ya robbi atas karunia dan nikamatmu, engkau telah memberikan yang terbaik untuk hamba ini dalam mencari ilmu yang lebih luas”. Doa dalam sujud syukurku setelah mendengar berita tersebut.
Berita ini tentu saja membuat aku senang karena hanya bermodal kecil dan asal, namun rekayasa Allah swt berkehendak lain, aku masuk dan lulus di salah satu perguruan tinggi terkenal di bandung. Kesenangan ini langsung disambut baik keluarga besarku, terutama ayahku yang tidak menyangka anak seorang petani yang hidup hanya dari hasil tani mampu menyekolahkan anaknya sampai perguruan tinggi. Ayahku langsung mengkabari semua kerabat dan mengundang mereka untuk bisa hadir dalam acara syukuran di rumahku pada esok harinya. Kesenangan luar biasa yang telah terjadi pada hari ini, hari dimana aku bagai seorang yang membawa pencerahan.
Malam harinya, kami berkumpul dan melakukan aktifitas seperti apa adanya dan aku sendiri tidak terlalu membayangkan perayaan syukuran esok hari seperti apa. Namun sayang kesenangan yang diharapkan pada esok harinya ternyata harus pupus dan musnah, waktu dinihari dimana semua keluargaku sedang terlelap tidur tiba-tiba pintu rumah diketok orang yang ku kenal suaranya, suara nenek dari luar dan sepertinya keluargaku belum terbangun, maka sontak aku langsung bangun dan membuka pintu tersebut. “silahkan masuk nek?” lalu keluargaku yang lainpun bangun dan merasa aneh, ada apa sebenarnya. Dengan suara terpengal-pengal nenek membawa kabar bahwa paman saya kecelakaan motor “innalillahi wa inna ilaihi rojiun” sontak aku dan keluargaku. Tolong kamu cepat urus, bagaimana keadaanya? Kata nenek kepada ayahku, saya tunggu di rumah. Setelah itu nenek langsung pergi dan tidak berkata apapun, mungkin prasangkan nenek hanya kecelakaan biasa saja dan tidak terlalu bermasalah. Tak lama terdengarlah kabar dari uwa yang menelepon ayahku bahwa pamanku yang kecelakaan telah meninggal dunia di tempat kejadian/kecelakaan, perih rasanya hati ini, terutama ayahku yang mendengar setengah mengiyakan. Benarkah ini terjadi, tetesan air mata ini tak terbendung lagi bahkan semua keluargaku juga semua menangis perih mendengar info tersebut. Masya allah, aku teringat pada ayat al quran bahwa kematian atau ajal itu akan datang tidak akan diakhirkan dan dimajukan dan kita tidak akan tahu dibelahan bumi mana kita akan meninggalkan dunia ini.
Rekayasa Allah swt yang luar biasa hebatnya, baru beberapa jam kami sekeluarga mendapat kesenangan dan membuat perencanaan untuk membuat syukuran atas kelulusan aku, kini semua menjadi kelam dan tak terfikir dengan kejadian ini. Dengan segera ayahku mengkontak semua kelurga dan memberitahukan semua kejadianya dan menitipkan pesan, jangan ada yang memberi tahu nenek kakek bahwa paman ram sudah tiada sampai jenazahnya sampai di rumah. Pagi harinya tepat adzan subuh berkumandang jenazah paman ram datang yang dibawa dengan ambulans sedang kakek nenek sudah berada di depan menyambut, ketika di buka pintu mobil ambulans tersebut dan melihat paman ram sudah terbujur kaku, kakekku tiba-tiba tumbang dan tak sadarkan diri, Allahu akbar..Allahu akbar..Allahu akbar..ya Allah kuatkanlah diri kami sekeluarga menerima ini semua.
Kejadian ini menjadi perisai tersendiri bagi aku dan keluargaku sehingga menjadikan keimanan pada ayat-ayat allah semakin besar, dan kami semakin tahu bahwa dibalik kesenangan pasti ada kesedihan dan sebaliknya, dan aku semakin yakin dengan salah satu ayat dalam surat al hadid : 22 “setiap bencana yang menimpa di dunia dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis di dalam kitab lauh mahfudz sebelum kami mewujudkannya. Sungguh yang demikian itu mudah bagi Allah”. Semoga allah swt menerima segala amal kesholehan pamanku yang diperbuat dan menghapuskan segala kesalahan dan dosa beliau dan semoga dipertemukan di surga allah swt, amin.

Comments on: "RAHASIA ILAHI" (1)

  1. member said:

    ????????????????????????///

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: